Jadwal Sholat di Sukabumi

tersisa untuk Subuh

Kamis, 21 Mei 2026
4 Dzulhijjah 1447
Subuh
Sembahyang Subuh
Shuruq
Matahari Terbit
Dzuhur
Doa Siang
Ashar
Dan Shalat Ashar
Maghrib
Matahari terbenam
Isya
Doa Malam

Liga Muslim Dunia, Hanafi

Jadwal shalat wajib di Sukabumi untuk Mei 2026

Waktu shalat wajib yang tepat di Sukabumi disusun menurut mazhab Hanafi (mengubah).

Mengapa jadwal salat Sukabumi harus memakai koordinat lokal, bukan kota terdekat saja?

Karena perhitungan waktu salat sangat sensitif terhadap lintang dan bujur. Selisih beberapa kilometer saja dapat mengubah waktu matahari terbit, terbenam, dan tengah hari astronomis, sehingga jadwal yang benar-benar presisi harus memakai koordinat Sukabumi sendiri.

Apakah waktu Isya di Sukabumi bisa berbeda jika metode sudut senja diganti?

Ya. Jika sudut senja yang digunakan berubah, waktu Isya juga akan berubah. Sudut yang lebih besar umumnya membuat Isya lebih lambat, sedangkan sudut yang lebih kecil membuat Isya lebih cepat.

Apa perbedaan paling penting antara Asar metode Standar dan Hanafi?

Perbedaan utamanya ada pada panjang bayangan. Metode Standar memulai Asar saat bayangan sama dengan tinggi benda, sedangkan metode Hanafi memulainya saat bayangan dua kali tinggi benda. Karena itu, Asar Hanafi biasanya lebih lambat.

Arah Kiblat untuk Sukabumi

Lokasi saat ini
Sukabumi, Jawa Barat, Indonesia
Zona Waktu
Asia/Jakarta
Garis Lintang
-6.91806000
Garis Bujur
106.92667000

Ketepatan waktu salat di Sukabumi, Jawa Barat, sangat bergantung pada perhitungan astronomi yang presisi, bukan sekadar tabel generik. Dengan koordinat Lintang -6,91806000, Bujur 106,92667000, dan zona waktu Asia/Jakarta, selisih menit kecil saja pada parameter matahari dapat menggeser jadwal Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya secara nyata. Karena itu, pemahaman tentang metode hisab, koreksi posisi matahari, dan karakteristik lokal Sukabumi menjadi penting agar jadwal salat yang digunakan benar-benar akurat untuk kebutuhan harian masyarakat.

Pengaruh Aturan Perhitungan Senja terhadap Waktu Isya pada Bulan-Bulan Panas

Waktu Isya ditentukan oleh hilangnya cahaya senja astronomis, sehingga sudut matahari di bawah ufuk menjadi komponen utama dalam perhitungan. Di banyak sistem hisab, Isya dihitung saat matahari mencapai sudut tertentu seperti 15°, 18°, atau nilai lain tergantung metode yang dipakai. Untuk Sukabumi, yang berada dekat khatulistiwa, variasi panjang senja tidak seekstrem wilayah lintang tinggi, tetapi perubahan musim tetap memengaruhi durasi transisi dari Magrib ke Isya.

Bagaimana musim memengaruhi senja astronomis

Pada bulan-bulan tertentu, terutama saat kondisi atmosfer lebih jernih atau kelembapan berubah, senja dapat terasa lebih cepat atau lebih lambat secara visual dibandingkan hitungan astronomi murni. Namun, jadwal salat yang baik harus tetap mengikuti formula astronomi yang konsisten. Ini penting agar masyarakat tidak bergantung pada persepsi langit yang bisa dipengaruhi awan, polusi cahaya, atau kondisi geografis lokal.

Implikasi praktis untuk Sukabumi

Karena Sukabumi berada di Jawa Barat dengan lintang sedang-rendah, waktu Isya biasanya tidak mengalami masalah ekstrem seperti di wilayah lintang tinggi. Meski begitu, penggunaan metode yang tepat tetap krusial. Bila suatu sistem memakai sudut senja yang terlalu besar, Isya akan mundur. Sebaliknya, bila sudut terlalu kecil, Isya dapat terlalu cepat. Inilah alasan mengapa portal jadwal salat harus menampilkan metode yang digunakan secara transparan.

Pentingnya Zona Waktu Lokal dan Perhitungan Astronomi untuk Jadwal Salat yang Akurat

Zona waktu Asia/Jakarta merupakan dasar penting dalam perhitungan jadwal salat Sukabumi. Secara astronomi, rumus waktu salat menggunakan posisi matahari berdasarkan lintang, bujur, tanggal, dan zona waktu. Jika salah memasukkan zona waktu, hasil perhitungan dapat meleset meskipun rumus yang dipakai sudah benar. Karena Indonesia tidak menerapkan daylight saving time, penyesuaian waktu musiman seperti di beberapa negara lain tidak diperlukan; namun, konsistensi zona waktu tetap harus dijaga.

Peran bujur dan persamaan waktu

Bujur 106,92667000 menunjukkan bahwa Sukabumi berada di sebelah timur meridian acuan zona WIB. Secara teknis, ini berarti waktu tengah hari matahari tidak selalu tepat pukul 12.00 jam dinding. Koreksi bujur dan Equation of Time atau persamaan waktu diperlukan untuk mendapatkan Zuhur yang benar-benar sesuai dengan posisi matahari tertinggi. Tanpa koreksi ini, semua waktu setelahnya ikut bergeser.

Mengapa perhitungan astronomi lebih unggul daripada estimasi manual

Perhitungan astronomi mereproduksi pergerakan matahari secara matematis sehingga jadwal yang dihasilkan stabil, dapat diuji ulang, dan konsisten antar tanggal. Ini lebih unggul daripada pendekatan estimasi manual yang mengandalkan kira-kira atau kebiasaan lokal. Bagi masyarakat Sukabumi, terutama yang mengelola masjid, sekolah Islam, atau aplikasi jadwal salat, akurasi ini sangat penting agar azan dan ibadah berjamaah mengikuti waktu syar’i yang tepat.

Memahami Perbedaan Metode Perhitungan Asar: Standar vs. Hanafi

Waktu Asar ditentukan oleh panjang bayangan benda dibandingkan tinggi benda itu sendiri, ditambah bayangan saat Zuhur. Di sinilah perbedaan metode paling terasa. Metode Standar yang digunakan oleh mayoritas mazhab Syafi’i, Maliki, dan Hanbali menetapkan Asar saat panjang bayangan sama dengan tinggi benda, ditambah bayangan istiwa. Sementara itu, metode Hanafi menetapkan Asar saat bayangan menjadi dua kali tinggi benda, ditambah bayangan istiwa. Akibatnya, waktu Asar menurut Hanafi selalu lebih lambat dibanding metode Standar.

Kapan metode Standar lebih relevan

Di banyak komunitas Muslim Indonesia, termasuk Sukabumi, metode Standar umumnya lebih sesuai dengan praktik ibadah yang umum diikuti. Karena itu, jadwal salat di portal Islam biasanya menampilkan metode ini sebagai default. Namun, penting untuk tetap memberi opsi Hanafi bagi jamaah yang memang mengikuti mazhab tersebut, misalnya di lingkungan pesantren atau keluarga dengan tradisi fikih Hanafi.

Dampak perbedaan metode terhadap aktivitas harian

Perbedaan beberapa menit hingga puluhan menit pada Asar dapat berdampak pada penutupan kegiatan sekolah, jam kerja, dan persiapan Magrib. Jika sebuah masjid mengumandangkan azan terlalu cepat menurut metode yang dianut jamaahnya, hal ini bisa menimbulkan kebingungan. Karena itu, sistem jadwal salat yang baik untuk Sukabumi harus menyertakan keterangan metode Asar agar pengguna memahami alasan perbedaan waktu.

Masjid dan Pusat Islam di Sukabumi

Berikut beberapa masjid dan pusat Islam yang dikenal di Sukabumi. Data alamat dapat berubah dari waktu ke waktu, sehingga untuk penggunaan operasional sebaiknya tetap diverifikasi ulang melalui pengurus setempat atau direktori resmi.

Nama Alamat Telepon
Masjid Agung Kota Sukabumi Jl. Ahmad Yani, Cikole, Kota Sukabumi, Jawa Barat Tidak tersedia
Masjid Raya Al-Muttaqin Sukabumi Area pusat Kota Sukabumi, Jawa Barat Tidak tersedia
Islamic Center Sukabumi Sukabumi, Jawa Barat Tidak tersedia

Pada akhirnya, akurasi jadwal salat Sukabumi bergantung pada tiga hal utama: penggunaan koordinat yang benar, pemilihan metode hisab yang jelas, dan penerapan zona waktu lokal secara konsisten. Dengan memahami pengaruh senja terhadap Isya, peran perhitungan astronomi, serta perbedaan metode Asar, masyarakat dapat menggunakan jadwal salat yang lebih dapat dipercaya dan sesuai dengan kondisi Sukabumi.

Situs ini menggunakan cookie.